iedath-smile Selamat Datang di Blog iedath-smile yuk kita berbagi informasi baik tips atau trik semoga bermanfaat untuk kita semua Terima Kasih Sudah mengunjungi iedath-smile Penularan Herpes Kelamin Tanpa Gejala ~ Yuk kita berbagi bersama

Jumat, 20 Juli 2012

Penularan Herpes Kelamin Tanpa Gejala

Ketika ada gejala yang muncul biasanya seseorang baru menyadari bahwa ia telah terinfeksi herpes. Namun untuk herpes kelamin ini tetap dapat menular pada orang lain walaupun tidak ada gejala.

Penularan genital herpes hanya dapat terjadi melalui kontak langsung seksual, seperti dari genital ke genital, dari mulut ke genital, atau kontak langsung dengan seseorang yang terinfeksi. Dapat juga terjadi penyebaran melalui kontak oral genital herpes dari mulut ke alat kelamin dan begitu juga sebaliknya. Seseorang yang memiliki herpes aktif atau luka yang ada di sekitar mulut atau pada alat kelamin biasanya terjadi karena hubungan seks, melalui vagina dan juga anus.

Diungkapkan oleh beberapa peneliti, bahwa beberapa orang tidak sadar sudah terinfeksi herpes genital (herpes simplex 2) yang mempunyai risiko tinggi dapat menularkan penyakit ini pada orang lain.

Studi yang sudah diterbitkan dalam Journal of the American Medical Association dengan melibatkan partisipan sekitar 500 orang, dan penelitian tersebut dilakukan antara bulan Maret 1992 sampai April 2008. Selama 30 sampai 60 hari, partisipan diminta untuk menyeka cairan yang keluar dari kelaminnya.

Menurut seorang peneliti yang bernama Anna Wald, dari University of Washington, “Pada kelompok dengan adanya gejala herpes simplex 2, virus berhasil terdeteksi sebesar 20 persen dalam 1 hari, dan kelompok yang tanpa gejala seperti kutil atau luka terdeteksi virus sebesar 10 persen dalam satu hari.”

Wald menjelaskan, bahwa kebanyakan orang yang terkena virus tersebut tidak mengetahui bahwa dirinya telah terinfeksi HSV-2 (virus herpes simplex 2). Virus ini adalah virus yang paling umum dari salah satu penyakit menular seksual, dan diperkirakan di seluruh dunia ada sekitar 536 juta orang yang telah terinfeksi.

“Hal ini berarti banyak orang yang terinfeksi tapi percaya bahwa dirinya bersih atau tidak terinfeksi, selain itu tidak semua klinik memiliki akses pemeriksaan tes darah untuk HSV 2,” jelas Wald.

Herpes genital merupakan infeksi atau peradangan gelembung lecet yang terjadi di kulit terutamnya pada bagian kelamin, seperti penis, vagina, pintu dubur atau pantat dan juga pangkal paha yang diakibatkan oleh virus herpes simplex (VHS).

Salah satu cara yang paling baik untuk mencegahnya yakni dengan pemakaian kondom, setia dengan satu pasangan atau tidak berganti-ganti pasangan dan konsumsilah beberapa obat-obatan tertentu untuk menekan virus tersebut.

Ada sedikit tambahan, bahwa wanita hamil dengan herpes mempunyai risiko yang tinggi untuk menularkannya ke bayinya. Penularan virus herpes ke bayi dapat terjadi melalui placenta selama dalam kehamilan atau selama dalam persalinan vaginal. Risiko keguguran dapat saja terjadi karena infeksi yang terjadi selama kehamilan. Bayi yang dilahirkan oleh ibu dengan infeksi virus herpes melalui vagina, sekitar 30 sampai 50% bayi yang dilahirkan adalah perempuan yang mengalami serangan ketika lahir, sedangkan 1% sampai 4% mengalami infeksi herpes simplex virus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Bluehost